PCNU Kota Pasuruan Gelar Pra Musker Wujudkan Program Kemaslahatan Umat

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pasuruan menggelar Pra Musyawarah Kerja (Pra-Musker) I di Hotel Ascent Premiere, Kota Pasuruan, Sabtu (04/04/2026). Kegiatan ini mengusung tema ‘NU Berdampak bagi Kemaslahatan Umat’. Ketua PCNU Kota Pasuruan, Gus HM Nailurrohman, menegaskan pentingnya mengembalikan orientasi organisasi kepada pelayanan umat. NU diharapkan tidak hanya menjadi wadah struktural, tetapi benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Apa yang dibutuhkan kita harus bisa mendampingi semampunya,” ujar Gus Amak, sapaan akrabnya.

Ia juga menekankan pentingnya menyamakan frekuensi gerakan dalam mengabdi kepada umat. Menurutnya, menjadi pengurus NU bukan sekadar jabatan, melainkan amanah untuk mengurus dan mendampingi masyarakat.

“NU harus kembali kepada umat. Samakan frekuensi untuk umat. Kalau kita mendapatkan amanah menjadi pengurus NU, berarti kita harus ngurusi umat,” ungkapnya. Ia menyampaikan bahwa mengurus NU merupakan bagian dari khidmah kepada Rasulullah SAW, karena ulama memiliki tanggung jawab dalam membimbing dan melayani umat. “Saya meyakini bahwa ngurusin NU sama halnya khidmah kepada Rasulullah SAW, karena Rasulullah menitipkan umatnya kepada ulama, maka tugas ulama adalah mengurus umat,” tegasnya.

Sebab itu, program kerja yang dirancang harus terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat. Pendampingan kepada umat diyakini akan menghadirkan dukungan dari berbagai pihak. “Program kerja kita harus terukur dan berdampak kepada masyarakat sekitar. Jika kita berjuang mendampingi umat, nanti akan banyak orang baik yang mendampingi kita,” katanya. Salah satu program unggulan yang dicanangkan PCNU Kota Pasuruan adalah pembentukan Juru Sembelih Halal (Juleha) khususnya untuk ayam potong. Program ini dilatarbelakangi minimnya pemahaman masyarakat terkait tata cara penyembelihan hewan sesuai syariat. “Nanti kader-kader kita yang potensial harus kita bina untuk menjadi juru sembelih sekaligus bisa berwirausaha,” jelasnya. Ke depan, program Juleha ini juga akan dikembangkan melalui kerja sama dengan Pemerintah Kota Pasuruan. “Nantinya brandingnya adalah ayam potong halal, bukan sekadar ayam potong murah,” pungkasnya.