Selasa tanggal 21 Juli PCNU menerima kunjugan kepala BPJS Pasuruan dalam rangka silaturrahim dan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS)
KH. M. Nailur Rochman S. Ip, M. Pd, MM lebih akrab disebut Gus Amak di dukung Rois Syuriah KH. Abdul Halim 11 lembaga yang hadir,menerima kunjungan BPKJs Bapak Sulistijo Wiryawan di Kantor PCNU Kota Pasuruan dengan penuh rasa hangat.

Dalam kata sambutannya dalam mencapai cita-cita PCNU membersamai Ummat beliau menyatakan bahwa keresahan kita saat ini adalah ketika warga yang ada di sektor mandiri tanpa juragan belum mempunyai perlindungan.Artinya merek harus menanggung sendiri biaya berobat ketiak sakit atau ketika kecelakaan, kecelakaan kerja atau kematian yang terjadi.
Beliau menyatakan bahwa ” Mereka tidak mempunyai kemampuan untuk menyimpan cadangan dana, kalau misal mereka sudah berpisah dengan salah satu pasangan nya meninggal, siapa yang akan membantu. Maka opsi-opsi baru berupa skema -skema perlindungan atau jaminan dari BPJS bagi warga nahdliyin hususnya warga yang tidak punya dengan sektor akan menjadi solusi. Hal Ini yang menjadi kegelisahan kami untuk mencarikan solusi karena keterbatasan-keterbatasan yang ada. Kata Gus Amak.
Bahkan pengurus PCNU sendiri yang mengalami kecelakaan suatu contoh sekjen dan wakil sekjen PCNU baru baru lalu mengalami kecelakaan belum mempunyai perlindungan dana kecelakaan untuk obat pemulihan.
Kami sedang memikirkan bagaimana kita dapat memberikan perhatian bila ada resiko dalam pekerjaan atau hal yang lainnya.
Mudah-mudahan dengan kerjasama dengan BPJS ini dapat mencari solusi melakukan penjaminan sosial bahkan belajar bagaimana cara menggunakan skema BPJS yang sesuai.
Sebagai bentuk kelanjutan kerja sama yang sudah terjalin di pusat antara PBNU pusat dan BPJS pusat, di turun ke masing-masing daerah yang saat ini PCNU belum melakukan kerja sama bisa mengambil manfaat yang ditawarkan.
Potensi untuk mendapatkan peserta dari dari unsur lembaga NU adalah sangat besar, seperti LP Ma’arif mempunyai 3000 orang siswa di sekolah di bawah naungan LP Ma’arif, lembaga Takmir atau LTMNU dari unsur takmir masjid ada kira 500 orang, RMI dari unsur pondok pesantren terdapat 16 pondok pesantren yang ada,dan selebihnya lumayan besar juga dari unsur lembaga lainnya dan banom seperti IPNU-IPPNU jumlah anggota cukup banyak. Kata Gus Amak menutup sambutannya.
Ketua BPJS bapak Sulistijo Wiriawan menyatakan bahwa kunjungannya merupakan upaya menjalin silaturahmi dalam rangka memberikan perlindungan, hususnya perjanjian Kerja salah satunya merupakan perwujudan yang mana BPJS Ketenagakerjaan Pusat sudah melakukan MOU PBNU pusat.
Rasa bahagia dan berterima kasih di sampaikan karena sudah bisa diterima bertemu dan berkenalan dengan NU. NU merupakan suatu ekosistem yang besar sekali. Kerja sama yang sudah di jalin dengan Kabupaten Jombang dengan Ibu Zubaidah yang mempunyai ekosistem jumlah yang sangat besar sebagai bukti komitmen BPJS hadir.
Oleh karena kami telah di berikan kewenangan untuk memberikan edukasi dan menyebar manfaat kepada warga NU, karena pengurus NU mempunyai banyak kegiatan baik yang penerima atau yang tidak penerima upah.
lebih lanjut yang harus di lakukan dengan menyusun rencana kerja, edukasi,memberikan gambaran manfaat yang di tawarkan BPJS bisa masuk di bagian mana saja, apakah penerima dan atau tidak penerima upah, lanjutnya.
Di kabupaten Pasuruan sudah banyak di rasakan manfaat BPJS oleh Robithah Ma’had Islamiyah (RMI). Ini merupakan suatu contoh upaya yang sudah di lakukan dan hasil dari PKS antar BPJS dan PCNU Kab.Pasuruan, ungkap Pak Sulistijo,menutup kata sambutannya.
Ahmad Muhaimin
Wakil Ketua PCNU Kota Pasuruan









