
Menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pasuruan mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda untuk menjadikan momentum pergantian tahun sebagai sarana hijrah moral. Seruan tersebut diwujudkan melalui ajakan bersama untuk memerangi penyalahgunaan narkoba, perjudian, terutama judi online, serta aksi geng motor yang meresahkan masyarakat.
Ketua PCNU Kota Pasuruan, Gus H M Nailurrohman atau yang akrab disapa Gus Amak mengatakan, Tahun Baru Islam tidak semata menjadi peringatan seremonial, tetapi juga momentum refleksi spiritual dan sosial bagi umat Islam. “Hakikat hijrah adalah meninggalkan segala sesuatu yang dilarang Allah SWT menuju hal-hal yang diridhai-Nya,” ujarnya kepada NU Online Jatim, Senin (15/06/2026).
Gus Amak menjelaskan, di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial saat ini, tantangan besar yang dihadapi generasi muda adalah narkoba, judi online, dan lingkungan pergaulan negatif yang berujung pada aksi geng motor. “Kita harus bersama-sama menyelamatkan masa depan Kota Pasuruan dari ancaman tersebut,” jelasnya. Menurutnya, maraknya praktik judi online dan peredaran narkoba telah memberikan dampak serius terhadap kondisi ekonomi, sosial, dan mental masyarakat. Bahkan, fenomena tersebut mulai menyasar kalangan remaja dan pelajar. “Karena itu, PCNU Kota Pasuruan mendorong aparat penegak hukum untuk melakukan langkah-langkah tegas dalam memberantas berbagai bentuk tindak kejahatan yang merusak generasi bangsa,” terangnya.
